aaargh.

friends, berkat kecerdasan otak gue, gue berhasil menghilangkan seluruh widget gue termasuk chatbox dan link2 blog lain. if you drop your link at my new cbox, I would be grateful. Thanks before!
Showing posts with label family. Show all posts
Showing posts with label family. Show all posts

19 July 2009

The Timeless Classic Of Growing Up and the Human Dignity That Unites Us All.

[mockingbird]

To Kill A Mockingbird (1961) adalah buku karya Harper Lee yang berkisah dari sudut pandang seorang anak berusia 6 tahun, Jean 'Scout' Louise Finch, tentang hidupnya bersama kakaknya, Jeremy 'Jem' Finch, dan ayahnya, Atticus Finch, yang berprofesi sebagai pengacara. Ia berteman dengan seorang anak laki-laki bernama Dill yang sedang menghabiskan musim panas di daerahnya. Di dekat rumahnya, ada seorang lelaki bernama Arthur "Boo" Radley, seorang yang (menurut gosip para tetangga) tidak pernah keluar dari rumahnya. Mereka mulai sering mengata-ngatai Boo Radley karena itu. Konflik selanjutnya terjadi saat Atticus Finch membela seorang kulit hitam bernama Tom Robinson yang dituduh telah memerkosa seorang wanita kulit putih.

The Charm :
  1. first impression gue tentang novel ini adalah : membosankan. I'm not a big fan of racism topic, but we can't judge a book by its cover. ternyata keren banget. waaa.
  2. ceritanya sebetulnya ruwet, tapi karena cerita ini diangkat dari sudut pandang anak kecil berusia 6 tahun, ceritanya terkesan lebih sederhana, tapi tidak menghilangkan moral dari cerita.
  3. segala sesuatu dijelaskan dengan rinci, tapi hebatnya nga bikin bosen.
  4. seperti yang ditulis di poin satu tadi : 'we can't judge book by its cover" adalah pesan moral dari novel ini.
  5. dua konflik yang sama besarnya, Arthur "Boo" Radley dan Tom Robinson, dan beberapa konflik kecil disana-sini, yang berujung pada satu ending yang mengagumkan.
The Ugly Things :
  1. hmm, apa ya? nyaris tanpa cacat sih menurut gue.
Trivia :
  1. buku ini diangkat menjadi film dengan sutradara Robert Mulligan, dan menjadi Top 250 di IMDb juga memenangkan Academy Award.
  2. memenangi Pulitzer Prize Winner. terjual lebih dari 30juta kopi di seluruh dunia, dan novel terlaris sepanjang masa versi Guinness World Records (menurut cover To Kill A Mockingbird versi teritan Qanita (yaah ketauan deh gue bacanya yang Indonesia))
  3. Satu-satunya novel oleh Harper Lee (geez, kenapa semua orang yang novelnya cuma satu selalu bagus? Emily Bronte, contohnya.)
Memorable Quotes : "You never really understand a person until you consider things from his point of view... Until you climb inside of his skin and walk around in it." --Scout Finch.

Rating : 9.5/10.

On Their Way To Mecca, They Found Each Other.

http://store.rukukineruku.com/wp-content/uploads/2008/07/scan10018.jpg


Le Grand Voyage (2004) adalah film karya sutradara Ismaël Ferroukhi tentang perjalanan sepasang bapak (Mohamed Majd) dan anaknya, Reda (Nicolas Cazalé) dari Perancis ke Mekkah, menempuh jarak sekitar 3000 mil, untuk menunaikan rukun Islam kelima, yaitu Haji. Well, si bapak yang haji. Selama perjalanan, mereka menempuh banyak rintangan, bertemu banyak orang, belajar mengenai agama Islam, belajar saling memahami satu sama lain, dan lain-lain.

The Charm :
  1. antara gue yang nga pernah nonton film tentang Islam (kecuali Ayat-Ayat Cinta, tapi itu cerita lain) atau memang sedikit film foreign yang bercerita tentang Islam, film ini seperti satu diantara sejuta (lebay, i know. tapi dibandingin dengan film kristiani?).
  2. bikin pengen haji. pas nonton film ini, rasanya malu banget, ada orang yang benar-benar niat haji hingga menempuh jalan darat. padahal, di Indonesia ada paket haji yang gampang banget, tinggal bayar.
  3. Father-Son bonding yang sangat nyata, kalau mukanya tidak terpaut jauh, orang pasti bakal mengira mereka ayah-anak betulan.
  4. konflik yang terus menerus datang, sehingga tidak membuat bosan.
  5. penyesuaian antara si bapak yang sangat islami--shalat di tengah gurun pasir cukup islami menurut gue--dengan si anak yang menganut kebebasan yang tinggi, clubbing, main cewek, dan segala macemnya. tapi, watak mereka mampu nge-blend dengan baik.
  6. ada satu scene yang gue pribadi sangat suka. saat si anak ketahuan lagi main cewek sama bapaknya, hingga bapaknya marah dan pergi meninggalkan anaknya. lalu, si anak pergi mengejar bapaknya, membujuk untuk berbaikan. ketika ayahnya tidak mau, ia berkata (no, not in Indonesian. gue terpaksa menulis dengan bahasa Indonesia karena di TV translatenya Indonesia. aslinya bahasa Perancis, kalau tidak salah) : "bukankah di agama Islam diajarkan untuk saling memaafkan?". nice.
  7. menampilkan kemegahan Ka'bah, sesuatu yang jarang ada di sebuah film.
The Ugly Things :
  1. kenapa endingnya harus seperti itu? Agak-agak gantung.
  2. beberapa karakter terkesan terlalu 'misterius'. Oke, memang ada beberapa film yang karakternya 'misterius', tapi biasanya pada pertengahan atau akhir film, identitas tokoh itu bakal dikasih tahu. tapi di film ini ada beberapa karakter yang kurang jelas.
  3. mimpi-mimpi si anak, Reda, kurang penjelasan. Walaupun masih dapat dimengerti (dengan berpikir cukup lama), rasanya sayang kalau dibiarkan tanpa penjelasan.
Trivia :
  1. baru sadar tadi setelah melihat di IMDb.com, ternyata di film ini ada 6 bahasa yang dipakai (Bulgaria, Perancis, Arab, Inggris, Itali, dan Turki)
  2. memenangi Venice Film Festival tahun 2004 untuk kategori Luigi De Laurentiis Award.
Memorable Quotes : "bukankah di Agama Islam kita diajarkan untuk saling memaafkan?" --Reda.
bukankah kita selalu lupa?

Rating : 7.5/10

3 July 2009

"Don't You Dare Close Your Eyes..."



Aladdin (1992) adalah film animasi Disney yang disutradarai oleh Ron Clements dan John Musker. Alladin bercerita tentang seorang 'street rat' bernama serupa dengan judul film, Aladdin (Scott Weinger, Kingdom Hearts --well, if you're a gamer, you should've know this game) yang jatuh cinta dengan seorang putri kerajaan yang bernama putri Jasmine (Linda Larkin, Kingdom Hearts). The problem is, putri Jasmine cuma bisa menikah dengan seorang pangeran. Jadi, dibantu dengan Genie (Robin Williams, License To Wed) yang bisa mengabulkan tiga permintaannya, Alladin berusaha untuk memenangkan hati putri Jasmine sekaligus mengalahkan Jafar (Jonathan Freeman, Kingdom Hearts) yang ingin menguasai kerajaan.




The Charm :
  1. oke, siapa sih yang nga pernah nonton Aladdin waktu kecil? nga ada ya kayaknya. so we're all know, the romance of the movie. gimana chemistry-nya Aladdin sama putri Jasmine pas mereka lagi naik permadani ajaib sambil nyanyi A Whole New World. aww.
  2. Soundtrack yang sangat catchy. Selain A Whole New World, banyak soundtrack-soundtrack yang lucu, apalagi yang dinyanyiin sama Genie.
  3. Robin Williams at his best! Udah lebih dari sepuluh kali saya nonton film ini, tapi masih tetep ketawa di scene-scene di berubah-ubah.
  4. kocak, tapi tetep ada scene yang sedih dan menegangkan. seru lah, untuk ukuran anak kecil.
  5. suitable buat anak-anak (yaiyalah) dan merupakan tontonan yang lebih bermutu dibanding High School Musical (seriously, Disney should've made movies like this much more than HSM or Camp Rock)
The Ugly Thing :
  1. mungkin anda bingung kenapa tiba-tiba saya me-review film yang sudah melegenda ini. ini karena : 1) saya sedang sakit sehingga tidak bisa pergi ke bioskop untuk nonton Transformers 2 (yeeeeeah, saya masih belom nonton) 2) film ini sudah diputar 3x di stasiun TV swasta sebagai film liburan. nyebelinnya, di TV di translate ke Indonesia, sehingga melahirkan translation : A Whole New World = Seluruh Dunia. Kadang-kadang Indonesia suka seenaknya deeh.




Trivia :
  1. Aladdin pernah di-banned gara-gara membawa masalah SARA (baca artikel lengkapnya disini).
  2. Aladdin pernah memenangkan Oscar tahun 1993 untuk kategori Best Music (A Whole New World)
Conclusion : Let your little cousins/kids/nephews/nieces see this movie. it's a masterpiece they won't forget.

Rating : 8.7/10

26 June 2009

"And my soul from out that shadow that lies floating on the floor, Shall be lifted - Nevermore!"



Vincent (1982) adalah film pendek berdurasi 6 menit yang dikarang dan disutradarai Tim Burton (yes, I can't get enough of his movies). 'Vincent' bercerita tentang seorang anak laki-laki berusia tujuh tahun bernama Vincent Malloy yang terobsesi dengan Vincent Price (Edward Scissorhands) sampai-sampai ia mengikuti gaya Vincent Price dan berimajinasi bahwa dia adalah VIncent Price.

The Charm :
  1. This is 6 minutes long, yet the best of Tim Burton. Kocaknya dapet, Creepy-nya dapet, sedihnya dapet. ceritanya powerful banget, imajinatif.
  2. Vincent Price adalah narator film pendek ini. Kind of irony, eh?
  3. Cara Vincent Price membawakan dialog narator seperti membaca puisi. kata-katanya pun berima. selain itu, ada bagian ia mengutip kata-kata Edgar Allan Poe. Semakin mirip puisi.
  4. Lucunya, selama film ini yang satu-satunya berbicara cuma Vincent Price.
The Ugly Things :
  1. 6 minutes isn't enough!
Trivia :
  1. Banyak karakter-karakter film animasi Tim Burton yang baru di-publish beberapa tahun kemudian (just to remind you, filmnya dibuat tahun 1982) muncul disini, seperti Jack Skellington (The Nightmare Before Christmas), Sandworm-nya Beetle Juice, dan lain-lain.
Conclusion : extremely worth your 6 minutes. so scroll this up and see the video, folks!

Rating : 8.5/10


just a note : I gave my deepest condolence to Michael Jackson. and I haven't seen Transformers: Revenge of the Fallen yet, so if you've been craving for my hubby (namely Shia LaBeouf) and the review from my POV, please wait patiently until 1st July, kay? Thanks :)

23 June 2009

The story of a man becoming a father...and a boy becoming a son.


Martian Child (2007) adalah film karya sutradara Menno Meyjes tentang seorang duda bernama David Gordon (John Cusack, Serendipity) yang mengadopsi seorang anak bernama Dennis (Bobby Coleman, Take). Terlihat seperti cerita biasa? David Gordon adalah seorang penulis cerita science-fiction yang pada masa kecilnya tergolong 'nerd'. Masih terlihat seperti cerita biasa? Dennis menganggap dia adalah makhluk dari planet Mars yang sedang ditugaskan ke bumi dalam sebuah 'misi'.



The Charm :
  1. Both Cusack's and Coleman's acting are great. Masing-masing menjiwai perannya, dan chemistry diantara mereka berdua itu dapet banget. Kalau John Cusack, I know he will be great like on his other movie (Serendipity, Grace Is Gone, High Fidelity). Tapi si kecil Bobby Coleman ini jaaauh lebih menjiwai dari John Cusack. He really acts as if he is from outer space, like doing Martian Dance, wearing an 'extra-gravitation' belt, speaking the 'Martian Language', and things.
  2. The funny thing is, Dennis terlihat seperti memiliki kemampuan supernatural khas makhluk Mars, seperti dapat merasakan warna, memiliki 'Martian Wish' yang dapat mengabulkan segala sesuatu, dan lain-lain. Sehingga, sempat David berpikir bahwa Dennis memang benar berasal dari tempat yang sering ia bicarakan.
  3. Pesan moralnya ngena banget. Cocok untuk ditonton sama orangtua yang punya anak agak-agak 'aneh' (that's why my mom love this movie -_-) atau untuk anak-anak, karena film ini suitable untuk semua umur.
  4. Ceritanya ringan, sehingga mudah dimengerti. Namun, tetap tidak kehilangan pesan moralnya.
  5. Peran pembantu di film ini juga menarik, seperti Liz (Joan Cusack), saudara perempuan David, dan Harlee (Amanda Peet), teman David yang positive thinking dengan keadaan Dennis.
  6. Saya agak terkecoh dengan film ini, karena pada pertengahan film, ada scene yang terlihat seperti the end of the film. Tapi, ternyata filmnya belum selesai, dilanjutkan dengan konflik yang lebih dalam dari sebelumnya, dan menghasilkan pesan moral yang lebih berkualitas : Just Be Yourself. Bingung? Tonton filmnya agar mengerti.
The Ugly Things :
  1. Sempat ada kru film dan kamera yang tampak di film.

Trivia :
  1. Di film ini, Dennis digambarkan suka dengan hal-hal berbau 'science'. Di kehidupan nyata, Bobby Coleman juga menyukai topik science dan bercita-cita untuk menjadi bio-engineer.
  2. Nama tokoh Joan Cusack di film ini sama dengan nama tokoh aktris tersebut di film High Fidelity.
Conclusion : A good film, but not A-must-watch in my list. Tapi, cerita yang lighthearted dan warm ini cukup menghibur.

Rating : 7/10